Kepala KPD Batam Isi Seminar Internasional Universitas Lancang Kuning

Seminar Unilak 14 Sept 2017 ed

Kepala KPPU Kantor Perwakilan Daerah Batam Lukman Sungkar menjadi pembicara pada Seminar Internasional bertajuk Competition in The International Trade (In Business Law and Global Economic Perspective) yang diselenggarakan oleh Pasca Sarjana Universitas Lancang Kuning bekerja sama dengan Bank Riau Kepri, bertempat di Menara Dang Merdu Bank Riau Kepri, di Kota Pekanbaru, Kamis (14/9/2017).

Pada kegiatan yang dihadiri oleh para mahasisswa pasca sarjana dan akademisi tersebut, Lukman menyampaikan bahwa hukum persaingan sangat dibutuhkan dalam perdagangan internasional, terutama pada saat ini kita telah memasuki Masyarakat Ekonomi ASEAN. Sehingga persaingan tidak hanya antara pelaku usaha dalam negeri namun juga dengan pelaku usaha dari luar negeri. Adapun daya saing Indonesia pada periode tahun 2016-2017 berdasarkan global competitive index berada pada peringkat ke-41 dari 138 negara. Posisi ini berada dibawah beberapa negara tetangga, misalnya Singapura yang menempati peringkat ke-2, dan Malaysia yang menempati peringkat ke-25.

Menurut Lukman, tiga prinsip utama dalam hukum perdagangan internasional yakni keadilan, non diskriminasi dan transparansi sangat sejalan dengan prinsip persaingan usaha yang sehat. Sehingga para wirausahawan kita dituntut untuk menerapkan ketiga hal tersebut.
“Hukum perdagangan internasional bertujuan untuk meliberalisasi perdagangan internasional dengan mengurangi hambatan sehingga diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan. Namun keadaan ini mustahil diwujudkan jika ada praktek persaingan usaha tidak sehat”, ujar Lukman.

Lebih lanjut dijelaskan bahwa tingginya permintaan, misalnya sebagai akibat dari meningkatnya jumlah populasi, budaya, pengetahuan masyarakat, dll yang tidak diimbangi dengan percepatan produksi dalam negeri akan menyebabkan ketergantungan terhadap impor. Hal ini dapat dimanfaatkan oleh pelaku usaha baik di dalam negeri maupun luar negeri. “Ketika permintaan tinggi, produksi dalam negeri tidak bisa penuhi, maka jadi kesempatan bagi produsen dari luar. Jadi pelaku usaha dalam negeri harus jeli melihat kondisi pasar”, tambahnya.

Selain Lukman Sungkar, Seminar Internasional tersebut juga diisi oleh Azman Hassan dari Faculty of Economic and Management, Universiti Putra Malaysia, Direktur Utama Bank Riau Kepri Irvandi Gustari, dan Bambang Supeno dari Universitas Lancang Kuning.