Kepala KPD Batam Berikan Paparan pada Rakor Satgasus Beras di Mapolda Kepri

Rakor Satgas Beras Polda Kepri 26 Juli 2017 (6)Batam – Kepala Kantor Perwakilan Daerah KPPU Batam Lukman Sungkar memberikan pemaparan pada kegiatan: Rapat Koordinasi Polda Kepulauan Riau Bersama Instansi Terkait dalam rangka Anev Kinerja Satgas Pangan dan Pembentukan Satgasus Beras Serta Penertiban Impor Beresiko Tinggi di Wilayah Hukum Polda Kepri, bertempat di Mapolda Kepri, Rabu (26/7/2017).

Kegiatan dibuka oleh Direskrimsus Polda Kepri Kombes Pol. Budi Suryanto, dan dihadiri oleh sejumlah instansi khususnya yang tergabung dalam anggota satgas beras di Wilayah Hukum Polda Kepri, antara lain Badan Ketahanan Pangan Pertanian dan Kesehatan Hewan Provinsi Kepulauan Riau, Badan Pengusahaan Batam, Balai Karantina Pertanian Kelas 1 Batam, Bulog Sub Divre Batam, Dinas Perindustrian Perdagangan ESDM Kota Batam, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Batam, dan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Bintan.

Pada pemaparannya, Kombes Pol Budi Suryanto menyampaikan ucapan terima kasih kepada tim satgas pangan di Kepulauan Riau yang saling bersinergi menjaga ketersediaan dan stabilitas harga komoditas pangan sehingga memberikan hasil nyata yang dampaknya telah dapat dirasakan oleh masyarakat terutama dalam menghadapi bulan suci Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri 1438 H beberapa waktu lalu.

“Sejak lima tahun terakhir, baru pada tahun inilah kita mampu memberikan manfaat kepada masyarakat dengan harga pangan menjadi stabil karena adanya satgas pangan. Mulai menjelang Ramadhan, memasuki Ramadhan hingga Idul Fitri, harga kebutuhan pokok cenderung stabil. Ini adalah berkat kerja keras satgas pangan. Atas nama Kapolda Kepri, saya berterima kasih kepada teman-teman yang telah bergabung dalam memantau harga kebutuhan pokok”, jelas Direskrimsus.

Lebih lanjut Kombes Pol. Budi Suryanto menyampaikan bahwa kedepannya satgas pangan akan fokus pada komoditas beras. Pembentukan satgasus beras bertujuan untuk memantau alur distribusi tata niaga beras di seluruh Indonesia. Jika ditemukan permasalahan, akan dilakukan koordinasi lintas instansi dalam tim satgas untuk bersama-sama mengatasi masalah tersebut. “Nanti kita sama-sama mencari solusinya. Dari Polda, Disperindag dari Bulog, dari KPPU”, tuturnya.

Sementara itu, Kepala KPPU Kantor Perwakilan Daerah Batam Lukman Sungkar dalam pemaparannya antara lain menjelaskan mengenai fokus KPPU sebagai bagian dari satgasus beras. Ia menjelaskan bahwa KPPU akan berpartisipasi aktif dalam satgasus beras sesuai dengan kewenangan yang dimiliki oleh KPPU.

“Kami akan berjalan sesuai dengan tupoksi yang dimiliki. Jika pada jalur distribusi ditemukan indikasi pelanggaran Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1999 seperti praktek monopoli, persekongkolan, kartel, kami bisa tindak lanjuti. Nah ini yang perlu kita lakukan sharing informasi dengan stakeholder lain yang ada”, ujar Lukman.

Selain Kombes Pol Budi Suryanto dan Lukman Sungkar, pemaparan juga disampaikan oleh Kepala Bea Cukai Provinsi Kepulauan Riau Parjiya, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Batam Zarefriadi, dan Kepala Bulog Divre Riau Kepri Awaluddin Iqbal.