BI Riau Dukung Upaya KPPU Berantas Kartel

BI Riau 21 Maret 2017 (3)Pekanbaru – Selasa lalu Kepala KPPU KPPU Kantor Perwakilan Daerah Batam Lukman Sungkar beserta jajaran melakukan pertemuan dengan Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Riau Siti Astiyah bertempat di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Riau di Kota Pekanbaru (21/3/2017). Kegiatan ini dilakukan antara lain sebagai wujud peran aktif KPPU khususnya KPD Batam dalam pengendalian inflasi di wilayah kerjanya.

Pada pertemuan tersebut, Kepala KPD Batam menjelaskan mengenai profil KPPU beserta tugas dan fungsi utamanya dalam mengawasi pelaksanaan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1999. Menurut Lukman, praktek kartel yang dilakukan oleh sejumlah pelaku usaha merupakan salah satu pemicu tingginya inflasi. Sehubungan dengan hal tersebut, KPPU selalu berupaya memberantas praktek kartel yang telah menyengsarakan masyarakat.

Kepala Bank Indonesia Perwakilan Provinsi Riau menyambut baik kunjungan KPPU, terutama atas maksud KPPU untuk bekerjasama menekan inflasi di wilayah Provinsi Riau melalui pemberantasan kartel. ”kami sangat membuka diri dan berterima kasih atas kehadiran KPPU”, ujar Siti. Ia menjelaskan bahwa tingginya harga bahan pangan juga disebabkan oleh maraknya praktek ijon hingga saat ini. ”Harga mahal juga karena ada tengkulak. Untuk memotong jalur distribusi yang panjang, harus ada kerjasama dari banyak pihak untuk memberantas pengijon”, jelasnya.

Selain masalah inflasi, pada pertemuan tersebut juga dibahas mengenai kemitraan. Lukman menuturkan bahwa berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 17 Tahun 2013 juncto Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2008, KPPU diberikan amanat untuk melakukan pengawasan pelaksanaan kemitraan. Berdasarkan PP tersebut, usaha besar dilarang menguasai dan atau memiliki usaha mikro kecil menengah, dan usaha menengah dilarang menguasai dan atau memiliki usaha mikro kecil. Sehingga diharapkan prinsip kemitraan yaitu saling memerlukan, saling memperkuat dan saling menguntungkan dapat terwujud. ”Fungsi KPPU juga untuk mengawasi UMKM. Misalnya pada sektor perkebunan, tujuannya adalah untuk melihat apakah antara petani plasma dengan perusahaan inti saling menguntungkan”, ujar Lukman.

Kepala BI Perwakilan Provinsi Riau menanggapi bahwa pihaknya juga memiliki tugas untuk mendayagunakan UMKM. Terkait hal tersebut, Ia berkeyakinan bahwa sinergitas dengan KPPU akan memberikan dampak positif untuk menumbuh kembangkan UMKM. ”Untuk UMKM, BI memang juga konsen, walaupun tidak ada instrumen seperti yang KPPU miliki. BI hanya mendampingi untuk menaikan produktifitas. Kita perlu saling kerjasama dan meningkatkan sinergitas”, pungkasnya.