KPPU KPD Batam Berbagi Pengetahuan Menangani Perkara Tender pada Penyidik Polda Kepri

DSC_0040

Batam –  Dalam rangka pengembangan pengetahuan kemampuan teknis dan taktis, sebagaimana telah terjalin kerja sama antara KPPU dengan Kepolisian Negara Republik Indonesia yang tertuang dalam Nota Kesepahaman Nomor : 002/SJ/NK/V/2001 – Nomor : B/09/V/2011, Kantor Perwakilan Daerah (KPD) Batam bersama Subdit III Tipidkor Kepolisian Daerah Provinsi Kepulauan Riau (Polda Kepri) saling berbagi pengalaman dalam menangani perkara pada diskusi hari Rabu (6/5), bertempat di KPD Batam, Gedung Graha Pena Lt. 6, Batam.

Dalam kesempatan tersebut, Lukman Sungkar selaku Kepala KPD Batam sharing pengalaman dan pengetahuan dalam menangani perkara khususnya perkara persekongkolan tender. Lukman menjelaskan bahwa sesuai Pasal 22 Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1999 tentang Larangan Praktek Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat terdapat tiga jenis persekongkolan, yaitu persekongkolan horizontal, persekongkolan vertikal maupun persekongkolan gabungan antara vertikal dan horizontal. ”Persekongkolan horizontal yaitu persekongkolan yang dilakukan oleh sesama peserta tender, sedangkan persekongkolan horizontal merupakan persekongkolan antara panitia tender atau bohir dengan peserta tender. Atau bisa juga gabungan keduanya”, ucap Lukman.

Lukman juga merinci tahapan penanganan perkara di KPPU serta pengalamannya melakukan investigasi guna mendapatkan alat bukti dalam pelaksanaan penyelidikan dan penanganan perkara di KPPU. ”Dulu waktu tender masih manual jauh lebih mudah untuk menemukan bukti persekongkolannya, namun sekarang tender sudah menggunakan sistem e-procurement sehingga perlu dilakukan analisa metadata dan trik yang lebih detail dalam rangka pembuktian unsur pasal tersebut”.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh AKBP Arif Budiman selaku Kasubdit III Tipidkor bersama penyidik Polda Kepri. Pihaknya mengapresiasi kesediaan KPPU KPD Batam berdiskusi dan berbagi pengalaman serta pengetahuan pelaksanaan investigasi khususnya dalam perkara tender. Arif menyampaikan, ”Diskusi ini sangat mencerahkan, kami berharap koordinasi di antara kita dapat senantiasa dilakukan”. Untuk itu kedua belah pihak (KPPU KPD Batam dan Penyidik Polda Kepri) sepakat untuk mengagendakan kegiatan sejenis di waktu yang akan datang.